Stres,Gejala dan Cara Mengatasinya

Stres Adalah

Faktor penyebab stres apa saja gejala dan cara mengatasinya
Stres,Gejala dan Cara Mengatasinya

Jika ditelusuri dari berbagai sumber,banyak sekali definisi yang dibuat oleh para ahli.Sedemikian banyaknya,hingga mungkin kita bisa stres sendiri membacanya.Kita ambil definisi yang praktis,stres adalah respons fisik dan mental terhadap tekanan atau ancaman,baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri.

Stres dibedakan atas stres fisik dan stres psikis.Dalam pembahasan selanjutnya,yang dimaksud stres adalah stres psikis.


Faktor penyebab stres

Ada stres yang mudah di kenali karena penyebabnya jelas,misalnya kehilangan anggota keluarga yang dicintai,gagal dalam ujian,putus pacar dan sebagainya.Namun,ada pula stres yang sudah lama atau sudah kronis sehingga yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa ia sedang stres.Misalnya stres karena tumpukkan pekerjaan sehari-hari,kesulitan ekonomi dan lainnya.Untukitu,kita perlu mengenal tanda-tanda stres agar dapat menilai status kita saat ini apakah sedang stres atau tidak.


Gejala stres

Tanda-tanda fisik:

  • Saraf simpatis diaktifkan jantung berdebar-debar,detak jantung lebih cepat,tekanan darah meningkat dan susah tidur.
  • Hormon kortisol meningkat,tekanan darah meningkat,gula darah meningkat,asam lambung meningkat (sakit maag),kolesterol meningkat,badan jadi gemuk dan penimbunan lemakdiperut.


Tanda-tanda mental:

  • Kesulitan belajar
  • Susah konsentrasi,pelupa dan sebagainya


Emosi:

  • Sedih
  • Sensitif,mudah marah
  • Kelelahan dan sebagainya


Efek negatif stres

Stres dalam waktu singkat sangat berguna bagi tubuh untuk mempersiapkan tubuh dalam kondisi fight or filight (berkelahi atau lari).Contohnya,ketika sedang terjadi kebakaran, sebuah kulkas besar bisa diangkat keluar oleh dua orang saja.Namun,ketika situasi sudah tenang dan kebakaran berhenti,untuk mengembalikan kulkas besar tersebut kedalam rumah diperlukan empat orang.Pada kondisi stres,tubuh dipersiapkan untuk menghadapi tantangan,energi dan kewaspadaan akan meningkat.Semua respon tubuh ditujukan untuk menyediakan energi untuk fight or flight.
Dalam keadaan normal sesudah stres,tubuh melakukan relaksasi untuk mengembalikan kondisi ke keadaan semula.Namun,jika stres terjadi terus menerus tanpa ada kesempatan relaksasi,tubuh menjadi terbiasa dalam kondisi ini dan stres menjadikronis.Inilah yang menimbulkan efek-efek berbahaya.Efek negatif stres dapat disebabkan oleh dampak produksi hormon adrenalin dan hormon kortisol oleh anak ginjal.Selain itu,bisa diakibatkan oleh perubahan pola hidup akibat stres misalnya,merokok,konsumsi obat-obatan terlarang,makan tidak teratur,gangguan tidur dan sebagainya.

Efek hormon Adrenalin

Hormon adrenalin ketika stres bertujuan untuk memacu tubuh agar menyediakan energi dalam menghadapi ancaman.Hormon adrenalin menimbulkan efeksebagai berikut:

  • Tekanan darah meningkat
  • Denyut jantung meningkat
  • Pompa jantung bekerja lebih keras
  • Pembuluh darah menyempit
Untuk jangka panjang dapat menimbulkan penyakit jantung,darah tinggi yang menetap,penyumbatan pembuluh darah oleh aterosklerosis yang dapat menyebabkan serangan jantung koroner atau stroke.

Efek hormon kortisol

Hormon kortisol,dalam keadaan normal meningkat pada pagi hari dan menurun pada sore hari.Peningkatan hormon kortisol yang terus menerus akibat stres membawa efek buruk antara lain:
  • Tulang keropos dadn mudah patah
  • Keseimbangan gula darah terganggu sehingga timbul penyakit kencing manis (diabetes)
  • Tekanan darah meningkat,dalam jangka panjang menjadi penyakit darah tinggi
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Kolesterol dan lemak darah meningkat
  • Tubuh jadi gemuk karena terjadi penimbunan lemak diperut dan belakang leher
  • Asam lambung meningkat sehingga menyebabkan gangguan maag kronis.

Bagaimana cara mengatasi stres?

Untuk mengatasi stres,ada berbagai cara yang dikemukakan para ahli,misalnya:
  • Mendekatkan diri pada tuhan dan mensyukuri semua yang telah dimiliki
  • Mengenali masalah penyebab stres yang dialami dan menyelesaikannya.Ini merupakan cara yang efektif karena dengan selesainya masalah,stres akan hilang
  • Latihan pernafasan atau meditasi,dengan latihan ini kita dapat menenangkan gelombang otak kita.Dengan demikian,kebutuhan energi akan menurun dan tubuh kembali ke tahap elaksasi normal
  • Membangkitkan hormon endorpin dalam tubuh,hormon endorpin adalah hormon kebahagiaan yang dapat mengatasi efek negatif stres.Dengan pengaruh hormon kebahagiaan,otak menjadi rileks sehingga kebutuhan energi menurun.Salah satu cara untuk membangkitkan hormon ini adalah dengan berolahraga ringan seperti,Jalan kaki atau peregangan otot.Ketika stres,olahraga harus dilakaukan dengan hati-hati.
  • Lakukan relaksasi akhir minggu sebagai relaksasi dari pekerjaan rutin.
Demikian ulasan tentang stres,gejala dan cara mengatasinya,semoga bermanfaat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel