Pengalaman Pribadi Menurunkan Berat Badan

Cara Menurunkan Berat Badan

Pengalaman-Pribadi-Menurunkan-Berat-Badan
Program Penurunan Berat Badan

Berikut saya ceritakan pengalaman saya dalam usaha menurunkan berat badan.Pengalaman ini saya maksudkan sebagai bahan perbandingan dalam melaksanakan diet.Mengingat kondisi tubuh dan kesehatan yang berbeda pada setiap orang.Saya harap Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter dan berkonsultasi dengan ahli dalam menyusun program diet.


Kondisi Awal

Saya mulai menyadari kelebihan berat badan ketika berat badan mencapai 83 kg.Tubuh mulai terasa tidak nyaman,badan sering lemas,mudah lelah,jantung sering berdebar-debar dan kadang-kadang dada kiri terasa sakit.Saat bermain bulutangkis, mendadak jantung berdebar kencang.Walaupun sudah berkali-kali memeriksakan diri ke dokter jantung dan melakukan tes tredmill,saya tidak menderita kelainan jantung,tetapi gangguan ini muncul setiap hari dan mengganggu.Yang paling mengkhawatirkan,tekanan darah ikut naik menjadi 160/100 mmHg.Saya sering terbangun saat tidur dan merasa tidak bisa berbafas (sleep apnea).

Hal ini sering terjadi dan membuat tidur saya tidak nyaman.Untunglah gula darah dan kolesterol masih normal.Akhirnya saya memutuskanuntuk melakukan program penurunan berat badan berdasarkan teori-teori yang saya pelajari.


Strategi

1. Menentukan target penurunan berat badan

  • Tinggi             : 170 cm
  • Target BMI    :   23
  • Berat badan yang ingin dicapai = 23 x 1,7 =  66,47 kg
  • Kelebihan berat badan = 83 - 66,47 kg = 16,53kg
  • Lingkar pinggang awal = 97 cm
  • Target lingkar pinggang < 90 cm

2. Menganalisa faktor kenaikan berat badan

  • Stres
  • Kurang tidur
  • Olahraga tidak teratur
  • Makan berlebihan,ngemil


3. Melaksanakan penurunan berat badan

  • Mengurangi stresdengan melakukan meditasi 15 menit setiap malam dan mengundurkan diri dari jabatan-jabatan struktural.Memfokuskan diri bekerja sebagai dokter,tanpa dibebani tanggung jawab admistrasi.
  • Mengatur jam tidur 7-9 jam sehari
  • Menghentikan olahraga bulutangkis dan futsal yang tidakteratur karena mulaiterasa berat.Menggantinya dengan olahraga jalan pagi setengah sampai satu jam sesuai dengan umur dan kondisi kesehatan dan bisa di lakukan teratur.
  • Melakukan gerakan-gerakan ngemil olahraga di waktu senggang.
  • Mengatur pola makan dengan tetap makan tiga kali sehari.Mengurangi nasi hingga tinggal sepertiga porsi (sekitar tujuh sendok).Memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan.Dengan mengurangi nasi tinggal sepertiga, kalori yang dikurangi kurang lebih 500 kkal per hari.Lauk seperti ikan,ayam dan daging tetap di konsumsi seperti biasa (satu atau dua Potong).Lebih sering memilih lauk ikan atau ayam daripada daging.Jajan diluar jam makan dihentikan total.Jika terasa lapar sebelum jam makan diatasi dengan makan buah-buahan seperti jeruk,timun,salak,pepaya,bengkuang,semangka,duku,rambutan dalam jumlah terbatas.Tidak minum-minuman manis atau soft drink.

Hasil

Dalam satu bulan pertama tidak banyak kemajuan.Timbangan naik turun 2 kg.Sulitnya menahan lapar sering membuat diet jadi tidak teratur.Memasuki bulan kedua, perut mulai terbiasa dengan konsumsi nasi yang sedikit dan mulai bisa menahan lapar.Untuk menikmati hidup,semonggu sekali saya tidak diet dan makan makanan favorit,tetapi tetap menjaga porsi makan.

Memasuki bulan ke tiga,berat badan turun sekitar 5 kg.Badan mulai terasa ringan dan tekanan darah mulai menurun ke 120/9 mmHg.Namun,setiap empat hari tekanan darah berangsur naik kembali ke 140/100 mmHg,sehingga setiap empat hari saya tetap harus minum obar darah tinggi.

Setelah enam bulan,berat badan berhasil turun 14 kg menjadi 69 kg.Lingkar pinggang turun menjadi 90 cm dan tekanan darah menjadi stabil 110/80 mmHg, kadang naik 120/90 mmHg dan tidak pernah naik lagi.Saya juga tidak lagi mengonsumsi obat darah tinggi,tetapi pengukuran tekanan darah tetap dilakukan setiap hari.

Satu hal yang paling menggembirakan adalah gangguan tidur (sleep apnea) tidak pernah terjaadi lagi dan mudah-mudahan tidak terulang lagiBadan jadi segar,rasa nyeri di dada kiri hilang dan dada terasa lapang.Prodram diet masih terus saya jalankan sampai mencapai target berat badan dan lingkar pinggang yang di inginkan.Saya tidak mempunyai masalah dengan kolesterol dan gula darah sehingga dengan penurunan berat badann kolesterol dan gula darah tetap normal.Demikian pengalaman pribadi menurunkan berat badan seperti di kutip dari buku don't worry be healty by dr.Djony Lisman.Semoga menginsipirasi dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel