Mengapa Kita Perlu Tidur

Mengapa kita perlu tidur

mengapa manusia perlu tidur
Manfaat tidur

Tubuh memerlukan istirehat untuk memulihkan tenaga dan kerusakan yang terjadi saat bekerja.Saat tidur,sistem saraf parasimpatis bekerja sehingga terjadi penghematan energi,pengumpulan energi dan memulihkan kerusakan tubuh.Pada saat tidur,mesin tubuh dalam kondisi aktifitas minimal.Otak diistirahatkan,otot-otot berelaksasi,kebutuhan energi dikurangi sehingga memberikan kesempatan pada tubuh untuk memperbaiki kerusakan dan memperkuat pertahanan.
     
Pada orang yang sakit dianjurkan untuk banyak beristirahat atau tidur agar sistem parasimpatisnya bekerja sehingga mempercepat penyembuhan.Kita mungkin sering mengalaminya sendiri,ketika sakit dari pagi sampai malam penyakitnya tidak berkurang.Namun setelah tidur,besok paginya sudah sehat kembali.Beberapa manfaat tidur lainnya :


  • Memulihkan tenaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
  • Membuat hormon pertumbuhan dapat bekerja efektif dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Mengistirahatkan otak sehingga menghilangkan stres.
  • Meningkatkan konsentrasi dan daya pikir.
Berapa lama kita perlu tidur :

Timothy Morgenthaler, M.D. slepp specialist dari mayo clinic memberikan rekomendasi jumlah jam tidur yang dianjurkan berdasarkan golongan umur.
  • Bayi                         : 14 sampai 15 jam
  • Balita                        : 12 sampai 14 jam
  • Anak usia sekolah    :  10 sampai 11 jam
  • Dewasa                   :   7 sampai 9 jam
Selain kebutuhan jumlah jam tidur,kualitas tidur juga berpengaruh pada kesehatan tubuh.Tidur yang berkualitas ditandai dengan badan segar bugar saat bangun,otak segar,rasa capek hilang dan siap bekerja.


Mengapa kurang tidur dapat mengganngu kesehatan?


  • Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dan membuat sistem simpatis lebih dominan.Akibatnya berbagai penyakit muncul,antara lain,darah tinggi,kencing manis dan penyakit jantung koroner.Peningkatan hormon kortisol secara kronis dapat menyebabkan terjadinya obesitas dengan segala efek negatifnya.
  • Kurang tidur juga membuat otak tidak mendapat istirahat cukup sehingga konsentrasi dan daya pikir akan menurun.
  • Tubuh tidak mendapat kesempatan yang cukup untuk beristirahat dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.Akibatnya daya tahan tubuh akan menurun sehingga mudah terserang penyakit infeksi dan proses penyembuhan menjadi lambat.

Apa penyebab kekurangan tidur?


Ada dua penyebab utama,Yaitu atas kehendak sendiri misalnya karena tuntutan pekerjaan,nonton bola,begadang da sebagainya.Penyebab yang kedua adalah yang disebut dengan insomnia.Secara umum insomnia diartikan sebagai sulit tidur,penyebabnya ada berbagai faktor,yaitu :
  • Jam tidur tidaj teratur sehingga mengacaukan jam biologis yang ada dalam tubuh.Seseorang bisa tidur pulas jika sistem parasimpatisnya dominan dan sistem simpatisnya tidak aktif.Dtandai dengan pupil mata yang mengecil,napas yang berat karena saluran pernapasan menyempit,detak jantung menurun,tekanan darah menurun dan semua anggota tubuh rileks.
  • Pada kondisi-kondisi tertentu,sistem simpatis terus mendominasi sepanjang hari meski pada jam tidur,sehingga menyebabkan kesulitan tidur atau merasa tidak tidur walau tertidur.
Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan sistem simpatis lebih dominan sehingga tidak bisa tidur, antara lain :
  • Tekanan darh tinggi 
  • Anemia (kurang darah) menyebabkan jantung harus dipacu lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh.
  • Hipertiroid (kelebihan hormon tiroid) mempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah.
  • Stres yang meyebebkan hormon kortisol meningkat.
  • Kondisi udara yang terlalu dingin atau terlalu panas menyebabkan tubuh harus tetap bekerja untuk menetralkan pengaruh lingkungan tersebut.
  • Lingkungan yang bising,berisik.
  • Minuman yang mengandung kafein dapat meningkatkan hormon kortisol.

Bagaimana cara mengatasi insomnia?

  • Menyetel kembali jam biologis,bisa dilakukan dengan olahraga teratur di pagi hari untuk merangsang peningkatan hormon kortisol dengan harapan pada sore hari akan berangsur menurun.Membiasakan untuk tidur pada waktu yang kurang lebih sama.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan dominasi sistem simpatis,seperti memeriksa tekanan darah,hormon tiroid,HB (jumlah darah merah).Jika ada kelainan harus segera diobati.
  • Menciptakan suasana tidur yang nyaman dan tenang.
  • Latihan meditasi untuk meredam stres.
  • Mengaktifkan sistem parasimpatis saat mau tidur,dengan cara mengosongkan pikiran saat akan tidur, berbaring santai melemaskan seluruh otot tubuh,posisi tubuh dibuat sesantai mungkin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel