Apa Sebenarnya Manfaat Berolah Raga?

Manfaat Ber Olah Raga

Manfaat-olahraga
Manfaat Olahraga

Sejak zaman dahulu, olahraga sudah dilakukan dengan berbagai tujuan seperti permainan, menyalurkan hoby, mengejar prestasi, dan di pertandingkan dalam berbagai tingkatan baik lokal,nasional maupun internasional, atau...hanya sekedar untuk menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan.

Olahraga di yakini memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Orang yang rajin berolahraga digambarkan sebagai orang yang Atletis, sehat dan penuh vitalitas. Lalu apa sebenarnya manfaat dari olahrag?

Apa Manfaat Olahraga?

Dalam bidang kesehatan, olahraga adalah salah satu kunci untuk hidup sehatdan panjang umur. Namun, harus dilakukan dengan porsi latihan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh dan umur.

Beberapa manfaat olahraga :
  • Menjaga kesehatan jantung dan menyehatkan tubuh. Olahraga dapat memperlancar peredaran darah, memperkuat otot jantung sehingga distribusi oksigen dan sari makanan ke sel-sel tubuh menjadi lancar, serta membuang zat sisa metabolisme yang tidak berguna lebih cepat. Ini membuat sel-sel tubuh jadi segar sehingga dapat memperpanjang umur hidup sel. Orang yang berolahraga secara teratur dengan ukuran yang tepat akan tampak lebih awet muda dan sehat. Olahraga juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL, yaitu kolesterol baik yang membantu membersihkan timbunan lemak dalam dinding pembuluh darah sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan stroke.
  • Mengurangi Stress. Olahraga dapat membangkitkan hormon Endorphin, hormon kebahagiaan yang dapat mengatasi stress. Hormon ini memberikan rasa rileks, segar, bahagia dan perasaan nyaman setelah berolahraga.
  • Mencegah dan mengatasi kelebihan berat badan. Dengan latihan olahraga teratur, otot akan diperkuat dan massa otot dapat dipertahankan atau diringkatkan. Sesudah umur 25 tahun, hormon pertumbuhan menurun sejalan bertambahnya usia. Jika otot tidak dilatih, massa otot dapat terus berkurang dan metabolisme akan menurun, apalagi dengan pemasukan kalori yang berlebih, dapat memicu obesitas hingga berbagai gangguan kesehatan lainnya.Olahraga juga dapat membakar kelebihan kalori. Makanan dan minuman yang kita konsumsi tiap hari kadang-kadang melebihi kalori yang dipakai oleh tubuh. Kelebihan kalori ini, jika tidak dibuang, akan disimpan dalam bentuk timbunan lemak di seluruh tubuh termasuk di perut dan dapat menyebabkan berbagai penyakit.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh. Orang yang berolahraga secara teratur daya tahan tubuhnya akan meningkat sehingga dapat terhindar dari berbagai penyak infeksi termasuk kanker.
  • Meningkatkan fungsi seksual. Olahraga secara teratur membuat aliran darah ke organ-organ seksual menjadi lancar, tubuh menjadi fit dan stress berkurang sehingga fungsi seksual dapat meningkat.
  • Menjaga kelenturan otot-otot dan sendi. Bila jarang digerakan, otot dan sendi bisa kaku dan menimbulkan sakit di otot dan sendi.

Jadi banyak sekali segi positif berolahraga, jantung jadi sehat, tubuh kuat, stress hilang, awet muda, gairah seksual meningkat dan bahkan bisa mencegah penyakit berbahaya.

Lalu apakah semakin banyak berolahraga semakin sehat? tunggu dulu! Olahraga juga punya dosis layaknya obat. Coba lihat berita-berita yang ada di tv dan internet, ternyata olahraga juga mempunyai efek samping atau sisi negatif yang cukup fatal.


Apa efek negatif olahraga?


  • Bagi orang tua yang fungsi jantungnya sudah mulai menurun atau mempunyai kelainan jantung, olahraga berat dan berlebihan dapat menimbulkan gangguan irama jantung, sesak nafas dan bisa berakibat fatal.
  • Pada orang yang mempunyai kelainan mata berminus tinggi atau pada orang yang sudah tua, olahraga angkat beban berat dapat menyebabkan terlepasnya lapisan retina mata (jaringan saraf di dinding dalam bola mata). Akibatnya penglihatan mata mendadak gelap seperti ada tirai yang menutupi. Jika tidak segera di tolong dapat menyebabkan kebutaan.
  • Pada orang yang sudah mempunyai plak ateroskerosis (endapan di pembuluh darah) dapat terjadi kerobekan pada plak tersebut. Akibatnya, dapat terjadi pendarahan pada plak dan memancing sel-sel radang yang menutupi aliran darah koroner.
Jadi sebaiknya, Anda memeriksakan diri dulu ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan olahraga apa yang cocok sesuai dengan kondisi kesehatan dan umur kita.

Kapan waktu yang tepat untuk olahraga?


Sebelum menentukan kapan waktu yang tepat untuk olahraga,mari kita lihat fakta-fakta berikut :
  • Saat matahari mulai terbit, tumbuhan akan melakukan fotosintesis. Ketika ber fotosintesis, tumbuhan menghisap gas karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen (O2), sedangkan pada malam hari, tumbuhan menghisap gas oksigen dan menghasilkan gas karbon dioksida. Sementara yang kita butuhkan untuk bernafas adalah oksigen.
  • Pada pagi hari, tubuh dalam keadaan segar sesudah istirahat tidur semalaman.
  • Pada pagi hari, udara masih bersih bebas polusi dan sinar matahari tidak sepanas siang hari.
  • Setelah 8-12 jam tidak makan sejak makan malam terakhir, cadangan glikogen sebagian sudah terpakai sehingga pada pagi hari bisa lebih cepat membakar lemak.
  • Pada pagi hari, hormon kortisol meningkat. Sementara pada sore hari kadar hormon ini mencapai titik terendah. Hormon kortisol adalah hormon yang dihasilkan ginjal untuk mempersiapkan tubuh agar dapat aktif bekerja. Jika olahraga dilakukan malam hari, hormon kortisol akan meningkat juga saat olahraga, akibatnya dapat menggangu siklus harian hormon ini dan dapat menyebabkan susah tidur serta efek negatif lainnya.
Melihat fakta-fakta diatas, waktu terbaik untuk olahraga adalah pagi hari saat matahari terbit. Saat itu udara masih bersih, oksigen melimpah dari tumbuhan dan badan sudah siap beraktivitas setelah tidur.

Jadi, berolahragalah secara teratur untuk menjaga kesehatan tubuh. Hindari efek sampingnya dengan berolahraga sesuai kondisi kesehatan dan umur. Bila perlu mintalah nasihat dokter sebelum berolahraga.(source:book don't worry be healty, by dr.Djony Lisman)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel